27
Sep

BAB 2 ELEKTRONIK BISNIS GLOBAL DAN KERJASAMA

   Posted by: herlindanurliawati   in SIM

1. PROSES BISNIS DAN SISTEM INFORMASI
Proses bisnis mengacu pada cara dimana pekerjaan terorganisir, terkoordinasi, dan fokus untuk menghasilkan produk yang bernilai tinggi. Proses bisnis adalah kumpulan aktivitas yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau jasa. Kegiatan ini didukung oleh arus material, informasi, dan pengetahuan antar peserta dalam proses bisnis. Proses bisnis juga mengacu pada cara-cara yang unik di mana organisasi memiliki koordinat kerja, informasi, dan pengetahuan, serta cara manajemen untuk memilih dalam mengkoordinasikan pekerjaan.
Setiap bisnis dapat dilihat sebagai kumpulan proses bisnis yang beberapa diantaranya merupakan bagian dari proses yang besar. Misalnya, merancang perahu layar baru, model, komponen manufaktur, perakitan kapal, dan merevisi desain dan konstruksi adalah bagian dari proses produksi secara keseluruhan. Banyak proses bisnis yang terkait dengan area fungsional tertentu. Sebagai contoh, penjualan dan fungsi pemasaran bertanggung jawab untuk mengidentifikasi pelanggan, dan manusia merupakan fungsi sumber daya yang bertanggung jawab untuk mempekerjakan karyawan.
Bagaimana Teknologi Informasi Meningkatkan Proses Bisnis
Persis bagaimana sistem informasi meningkatkan proses bisnis? Informasi sistem mengotomatisasi banyak langkah dalam proses bisnis yang sebelumnya dilakukan manual, seperti memeriksa kredit klien, atau menghasilkan faktur dan ketertiban pengiriman. Tapi sekarang, teknologi informasi dapat melakukan lebih banyak lagi. Baru teknologi benar-benar dapat mengubah arus informasi, sehingga memungkinkan untuk lebih banyak orang untuk mengakses dan berbagi informasi, menggantikan langkah-langkah berurutan dengan tugas-tugas yang dapat dilakukan secara bersamaan, dan menghilangkan penundaanpengambilan keputusan. Teknologi informasi baru sering mengubah cara bisnis bekerja dan mendukung model bisnis yang sama sekali baru.
2. JENIS SISTEM INFORMASI
a. Sistem Untuk Kelompok Manajemen yang Berbeda
Sebuah perusahaan bisnis memiliki sistem untuk mendukung kelompok-kelompok yang berbeda atau tingkatan manajemen. Sistem ini meliputi sistem pemrosesan transaksi, manajemen sistem informasi, sistem pendukung keputusan, dan sistem untuk intelijen bisnis. Manajer operasional membutuhkan sistem yang melacak kegiatan dan transaksi organisasi, seperti penjualan, penerimaan, deposito kas, penggajian, keputusan kredit, dan aliran bahan di pabrik. Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah untuk menjawab pertanyaan rutin dan untuk melacak aliran transaksi melalui organisasi.
b. Sistem Intelijen Bisnis untuk Pendukung Keputusan
Manajemen menengah membutuhkan sistem untuk membantu dengan pemantauan, pengendalian, pengambilan keputusan, dan kegiatan administrasi.
3. SISTEM UNTUK MENGHUBUNGKAN ENTERPRISE
a, Aplikasi Enterprise
Aplikasi enterprise membantu bisnis menjadi lebih fleksibel dan produktif dengan mengkoordinasikan mereka proses bisnis lebih dekat dan mengintegrasikan kelompok proses sehingga mereka fokus pada manajemen sumber daya yang efisien dan layanan pelanggan. Ada empat aplikasi perusahaan utama: sistem perusahaan, pasokan sistem manajemen rantai, sistem manajemen hubungan pelanggan, dan sistem manajemen pengetahuan.
Aplikasi perusahaan mengotomatisasi proses yang berlangsung beberapa fungsi bisnis dan organisasi tingkat dan dapat memperpanjang luar organisasi.
b. Intranet dan extranet
Aplikasi perusahaan membuat perubahan yang pesat dalam tata cara perusahaan melakukan bisnis, menawarkan banyak kesempatan untuk mengintegrasikan bisnis penting data ke dalam sistem tunggal.
c. E-Business, E-Commerce, And E-Government
Sistem dan teknologi yang telah kami jelaskan adalah mengubah perusahaan hubungan dengan pelanggan, karyawan, pemasok, dan mitra logistik yang berhubungan dengan digital dalam menggunakan jaringan dan Internet. Begitu banyak bisnis sekarang yang diaktifkan oleh atau berdasarkan jaringan digital yang kita gunakan istilah elektronik bisnis dan commerce . E-commerce adalah bagian dari e-bisnis yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. Hal ini juga mencakup kegiatan penunjang transaksi-transaksi pasar, seperti periklanan, pemasaran, dukungan pelanggan, keamanan, pengiriman, dan pembayaran.
4. SISTEM UNTUK KOLABORASI DAN KERJA SAMA TIM
Pengertian Kolaborasi atau Kerjasama
Kolaborasi bekerja dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama dan eksplisit berfokus pada tugas atau prestasi misi dan biasanya membutuhkan waktu dalam menempatkan bisnis, atau organisasi lainnya, dan antara bisnis. Saat ini, kolaborasi dan kerja sama tim sangat penting untuk dilakukan alsannya adalah : mengubah organisasi perusahaan, mengubah lingkup perusahaan, penekanan pada inovasi dan budaya dalam mengubah kerja dan bisnis.
Kolaborasi tidak akan berlangsung secara spontan dalam perusahaan bisnis, terutama jika tidak ada budaya atau proses bisnis yang mendukung. Perusahaan bisnis terutama perusahaan besar telah mempunyai reputasi di masa lalu sebagai “komando dan kontrol” organisasi di mana para top manjaemen berpikir bahwa semua hal-hal yang benar-benar penting, dan kemudian memerintahkan karyawan tingkat rendah untuk mengeksekusi rencana manajemen senior. Alat dan teknologi untuk melakukan kerja sama adalah E-mail dan Instant Messaging (IM), Wiki, serta Virtual Worlds.

5. FUNGSI SISTEM INFORMASI DALAM BISNIS
a. SISTEM INFORMASI DEPARTEMEN
Sistem informasi departemen terdiri dari spesialis, seperti programmer, analis sistem, pemimpin proyek, dan manajer sistem informasi. Programmer sangat terlatih spesialis teknis yang menulis perangkat lunakinstruksi untuk komputer. Di banyak perusahaan, departemen sistem informasi dipimpin oleh kepala petugas informasi (CIO). CIO adalah manajer senior yang mengawasi penggunaan teknologi informasi dalam perusahaan. Kepala petugas keamanan (CSO) bertanggung jawab atas keamanan sistem informasi bagi perusahaan dan bertanggung jawab untuk menegakkan kebijakan keamanan informasi perusahaan. Kepala perwira pengetahuan (CKO) bertanggung jawab untuk pengetahuan program perusahaan.
b. Pengorganisasian Fungsi Sistem Informasi
Fungsi TI yang diselenggarakan dalam sebuah perusahaan yang sangat kecil tidak akan memiliki izin resmi dalam kelompok sistem informasi tersebut. Hal ini mungkin karena hanya memiliki satu karyawan yang bertanggung jawab untuk menjaga jaringan dan aplikasi yangberjalan, atau mungkin menggunakan konsultan untuk layanan tersebut.
5. CAMPUR TANGAN DALAM PROYEK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Proyek-proyek di bagian ini memberikan pengalaman dalam menganalisis peluang untuk meningkatkan proses bisnis dengan aplikasi sistem informasi baru, menggunakan spreadsheet untuk meningkatkan pengambilan keputusan tentang pemasok, dan menggunakan software internet untuk merencanakan rute transportasi yang efisien.

Sumber : Chapter 2, Global E-Business and Collaboration, Kenneth C. Louden and Jane P. Louden, 2012, Prentice Hall

27
Sep

BAB 1 Sistem Informasi Global Bisnis Hari Ini

   Posted by: herlindanurliawati   in SIM

1. PERAN SISTEM INFORMASI DIDALAM BISNIS
Informasi adalah kata yang begitu vital, bahkan jika orang didunia ini sampai ketinggalan informasi yang seharusnya dia ketahui dapat dipastikan dia merugi . Alat komunikasi berupa semacam BlackBerry, iPhone, e-mail, dan konferensi online melalui Internet memiliki semua menjadi alat penting dari bisnis. Delapan puluh sembilan juta orang di Amerika Negara mengakses internet menggunakan perangkat mobile pada tahun 2010. Di bidang teknologi ada tiga perubahan yang saling terkait yaitu munculnya platform mobile digital, pertumbuhan perangkat lunak online sebagai layanan, dan pertumbuhan “cloud computing” di mana semakin banyak perangkat lunak bisnis berjalan melalui Internet. Hal tersebut mempengaruhi bisinis baik bagi manajemen maupun organisasi. Bagi manajemen yaitu mempercepat bisnis analisis data yang lebih kuat dan dashboard interaktif memberikan informasi nyata mengenai kinerja untuk manajer dalam meningkatkan pengambilan keputusan. Sedangkan bagi oganisasi yaitu penciptaan nilai bisnis sebagai sumber pergeseran nilai bisnis terhadap solusi dan pengalaman dari sumber-sumber internal.
2. APAKAH SISTEM INFORMASI?
Suatu sistem informasi dapat didefinisikan secara teknis sebagai satu kesatuan yang saling terkait terhadap komponen yang mengumpulkan (atau mengambil), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan dan pengendalian dalam suatu organisasi.
Dalam sistem informasi terdapat tiga dimensi yaitu organisasi, manajemen, dan teknologi.
a. Organisasi
Menggunakan sistem informasi secara efektif membutuhkan pemahaman tentang organisasi, manajemen. Elemen-elemen kunci dari sebuah organisasi adalah orang-orangnya, struktur, proses bisnis, politik dan budaya.

b. Manajemen
Pekerjaan manajemen adalah memahami jalan keluar dari banyak situasi yang dihadapi oleh organisasi, membuat keputusan, dan merumuskan rencana aksi untuk memecahkan organisasi
masalah. Manajer melihat tantangan bisnis di lingkungan, mereka mengatur strategi organisasi untuk menanggapi tantangan tersebut, dan mereka mengalokasikan sumber daya manusia serta keuangan untuk mengkoordinasikan pekerjaan dalam mencapai kesuksesan.
c. Teknologi Informasi
Teknologi informasi adalah salah satu alat yang digunakan manajer seperti Hardware komputer yang merupakan peralatan fisik yang digunakan untuk input, pengolahan,dan kegiatan output dalam sebuah sistem informasi.Perangkat lunak komputer terdiri dari rinci, instruksi terprogram bahwa kontrol dan mengkoordinasikan komponen perangkat keras komputer dalam informasi sistem tersebut.
3. HASIL INFORMASI BISNIS
Dari perspektif bisnis, sistem informasi merupakan bagian dari serangkaian kegiatan nilai tambah untuk memperoleh, mengubah, dan mendistribusikan informasi yang manajer dapat gunakan untuk meningkatkan pengambilan keputusan, meningkatkan organisasi kinerja, dan, pada akhirnya meningkatkan profitabilitas perusahaan.
4. Pendekatan Pembelajaran Sistem Informasi
a. Pendekatan teknis diantaranya : pengetahuan komputer, pengetahuan manjemen, sosiologi, psikologi, penelitian operasi dan ekonomi. Studi tentang sistem informasi berkaitan dengan isu-isu dan wawasan kontribusi dari teknis dan disiplin perilaku.
b. Pendekatan perilaku
Kian penting dari bidang sistem informasi yang bersangkutan dengan masalah perilaku yang timbul dalam pengembangan jangka panjang dalam pemeliharaan sistem Informasi tersebut.
Isu-isu seperti integrasi bisnis strategis, desain, pelaksanaan, pemanfaatan, dan manajemen tidak dapat dieksplorasi dengan model yang digunakan dalam pendekatan teknis. Disiplin perilaku lainnya berkontribusi terhadap konsep penting dan metodenya.

Sumber : Chapter 1, Information System in Global Business Today, Kenneth C. Louden and Jane P. Louden, 2012, Prentice Hall

25
Sep

C360_2015-07-17-09-33-13-999-1

   Posted by: herlindanurliawati   in Biodata

21
Sep

pola hidup sehat

   Posted by: herlindanurliawati   in penjas

Istilah sehat dalam kehidupan sehari-hari sering dipakai untuk menyatakan bahwa sesuatu dapat bekerja secara normal. Mungkin kebanyakan orang berpikir bahkan benda mati pun seperti kendaraan bermotor atau mesin, jika dapat berfungsi secara normal, maka seringkali oleh pemiliknya dikatakan bahwa kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang mengatakan sehat jika badannya merasa segar dan nyaman. Apa kamu juga berpikir begitu? Bahkan seorang dokterpun akan menyatakan pasiennya sehat manakala menurut hasil pemeriksaan yang dilakukannya mendapatkan seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal. Namun demikian, pengertian sehat yang sebenarnya tidaklah demikian. Pengertian sehat menurut UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 adalah keadaan yang meliputi kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), dan sosial, serta bukan hanya keadaan bebas dari penyakit, cacat, dan kelemahan. Kesehatan merupakan salah satu hal penting dalam kelangsungan hidup manusia. Fisik yang sehat dapat mendukung segala aktifitas termasuk belajar. Kesehatan juga merupakan kunci untuk mencapai salah satu tujuan hidup kita, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Kesehatan kita dapat dijaga dengan menjaga pola hidup sehat. Pola hidup sehat adalah gaya hidup yang memerhatikan aspek-aspek kondisi kesehatan, mulai dari kecukupan nutrisi hingga perilaku sehari-hari. Tujuan dari penerapan pola hidup sehat adalah untuk membentuk siswa yang sehat dan mampu belajar secara optimal.
Beberapa bagian pola hidup sehat yang dapat dilakukan adalah yang pertama, dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya, sehingga bakteri dan hewan penyebar penyakit tidak bersarang di tumpukan sampah. Kedua, menjaga pola makan dengan memerhatikan zat yang terkandung dalam makanan yang akan dikonsumsi, sehingga dapat mengontrol asupan nutrisi dan mencegah adanya zat berbahaya yang masuk ke sistem pencernaan. Ketiga, beristirahat secukupnya, sehingga tubuh tidak terlalu lelah dan mudah diserang penyakit akibat banyaknya kegiatan yang dilakukan. Keempat, berolah raga secara rutin. Olah raga berfungsi melatih tubuh agar dapat melakukan aktifitas secara optimal, sehingga tubuh terbiasa aktif, tidak mudah lelah dan tidak mudah terserang penyakit. Kelima, memeriksakan kondisi kesehatan secara rutin, sehingga kita dapat mengontrol aktifitas sehari-hari agar tidak membahayakan kesehatan tubuh.
Banyak dampak positif yang kita dapatkan dari pola hidup sehat. Salah satunya yaitu tubuh yang sehat dapat melaksanakan aktifitas sehari-hari secara optimal, termasuk belajar. Pada tubuh yang sehat, panca indra dapat berfungsi secara optimal sehingga informasi dapat diterima dengan baik. Selain itu, tubuh yang sehat memiliki sistem metabolisme yang lancar, sehingga tidak mudah lelah serta terasa nyaman. Hal ini justru meningkatkan konsentrasi belajar karena tidak ada gangguan konsentrasi yang diakibatkan oleh penyakit pada tubuh. Tubuh yang sehat mampu menerima dan memahami lebih banyak informasi dalam proses belajar jika dibandingkan dengan tubuh yang kurang sehat. Oleh karena itu, untuk mendapatkan hasil belajar yang optimal, kita harus selalu menjaga kondisi kesehatan kita. Dengan hasil belajar yang baik, kita dapat terus meningkatkan kemampuan dan menambah pengetahuan, sehingga kita memperoleh prestasi belajar yang baik. Prestasi belajar itulah yang akan terus menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkompetisi hingga kelak mencapai cita-citanya. Maka, sudah seharusnya kita melaksanakan kewajiban kita untuk ikut serta dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan perseorangan, keluarga dan lingkungan. Kita pun berhak memperjuangkan derajat kesehatan yang optimal. Salah satunya dengan cara menerapkan pola hidup sehat.

8
Sep

Hello world!

   Posted by: herlindanurliawati   in Biodata

Welcome to Blog Civitas UPI. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!